Armada Qatar Airways

Perjalanan Ke Ankara



Saya harus tiba di bandara Sukarno Hatta pada pukul 23.00 WIB karena harus check in dua jam sebelum keberangkatan. Mengingat karakter lalulintas Jakarta yang sering diluar perkiraan, kemacetan bisa saja terjadi pada malam hari apalagi selesai turun hujan. Saya tidak mau ambil resiko karena sudah terlanjur membeli tiket ekonomi terendah, bisa saja airline mengenakan biaya tambahan dengan alasan no show atau ketinggalan pesawat di konter check in. Sehingga saya harus rebooking tiket kembali untuk hari berikutnya.

Armada Qatar Airways

Syukurlah saya bisa tiba jam 23.45 WIB dan langsung menuju konter check in. Saya menggunakan Qatar Airways yang terbang setiap hari dari Jakarta pada jam 01.00 WIB. Perjalanan kali ini dalam rangka melaksanakan tugas di Ankara Turki. Disana saya dan teman-teman akan mengadakan pertemuan dengan badan investasi Turkey “Investment Support and Promotion Agency” (ISPAT). Saya akan bertemu dengan orang-orang yang bertanggung jawab dalam pengembangan dan pengelolaan media promosi seperti website dan media elektronik. Selain diskusi kami juga menjalin kerjasama secara informal dalam pertukaran informasi penanaman modal.

Pesawat Airbus A330-300 Qatar Airways take off jam 01.00 WIB dinihari menuju Doha. Menurut rencana, perjalanan akan ditempuh selama kurang lebih 9 jam 35 menit. Pesawat akan tiba di Doha International Airport pada jam 05.35 waktu setempat. Ada selish waktu sekitar 4 jam antara Jakarta dan Doha, dimana waktu Jakarta lebih cepat. Selanjutnya saya akan melanjutkan perjalanan menuju Ankara setelah transit di Doha sekitar 3 jam 10 menit.

Melihat aktivitas bandara dari jendela

Selama perjalanan 9 1/2 jam itu penumpang dihidangkan makanan dan minuman. Layanan ini sama seperti layanan airline lain yang memberikan layanan full service pada rute lokal maupun internasionalnya. Untuk mengurangi kejenuhan disediakan juga perangkat hiburan musik dan video pada setiap kursi penumpang. Qatar Airways punya semboyan the five stars airline, sehingga untuk urusan makan, minum dan hiburan sudah tentu terjamin. Tapi entah kenapa saya merasa kurang pas dengan rasa (taste) masakannya. Walaupun menu yang disajikan masakan mewah tapi terasa lain dilidah. Bisa jadi karena terbiasa dengan nasi uduk jakarta, begitu makan nasi uduk (baca: dalam daftar menu tertulis “coconut rice“) di pesawat Qatar Airways menjadi terasa aneh. Mungkin karena kokinya punya pengalaman dan metode masing-masing dalam membuat masakan. Meski begitu saya makan juga nasi uduk itu agar tidak mubazir.

Waktu terbang pada malam hari membuat rasa kantuk sulit untuk ditahan. Karena kelelahan akibat aktivitas pada siang hari, akhirnya saya tertidur beberapa saat. Beda rasanya dengan tidur di rumah, karena pesawat tiba-tiba mengalami goncangan. Kejadian ini cukup sering, terutama ketika melintas diwilayah Srilanka dan selatan India. Kualitas tidur yang kurang nikmat ini saya kira bisa dibayar pada saat tiba  di Doha. Sampai akhirnya pesawat mendarat, saya dan teman-teman harus transit dan menunggu pesawat berikutnya. Tapi tetap saja saya tidak bisa tidur, karena suasana bandara yang ramai.

Jadwal Penerbangan Doha International Airport

Pukul 08.45 saya terbang lagi dengan pesawat Airbus A319 Qatar Airways. Berbeda dengan pesawat sebelumnya yang berbadan lebar, dengan pesawat yang lebih kecil ini guncangan lebih terasa. Beruntung cuaca selama dalam perjalanan dari Doha ke Ankara dalam kondisi baik. sekali-sekali ada guncangan karena peawat memasuki ruang hampa dalam sekumpulan awan besar. Dengan mengucap syukur alhamdulillah akhirnya saya dan teman-teman tiba dengan selamat di Esenboga International Airport di Ankara pada jam 12.40 waktu setempat. Tidak ada perbedaan waktu antara Doha dan Ankara. Selamat datang di Ankara yang cukup dingin dengan suhu 7 derajat celsius.
-zt-

Ankara, 6 April 2011

9 comments

  1. Selamat Bozz, dan terima kasih atas report perjalanan ke Ankaranya. Banner Ordinary One bagus sekali. Ini tentunya bukan di depan Istana Presiden Turky ya. Saya kira ini di depan Istana Kerajaan Britania Raya yang akan menjadi ajang prosesi pernikahannya Pangeran William dan Kate Middleton hari ini. Semoga sering-sering melakuka perjalanan ke luar negeri bozz sehingga reportnya bisa dijadikan artikel di Ordinary One ini. Semoga Sukses selalu. Amiin

  2. saya rencana bulan juni ini mau ke turki…saya sebelumnya belum pernah ke luarnegeri..memangnya tidak ada ya yang langsung dr jakarta ke turki…atau memang harus transit ke qatar dulu ya
    jika menunggu di bandara qatar selama beberapa jam lagi…apa ad pemandu kita nantinya yg akan menunjukkan kepada kita pesawat mana nantinya yg akan dinaiki..makasih

    1. Kalau mau ke Turki tidak ada yang langsung, bahkan besawat Turkish Airline transit dulu di singapura terus lenjut ke Istanbul/Ankara. Kalau kita transit di Bandara negara lain jangan bingung, perhatiak sekeliling pasti ada petunjuk yang jelas. Atau bisa mendatangi information desk. Kira-kira begitu penjelasannya semoga bisa membantu, selamat jalan !

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s