Turkish Coffee

Turkish Coffee Bagian II

Membuka box Kahve Saati KS 7200

Ritual pertama yang dilakukan adalah membuka box kemasan coffee pot electric. Alat ini saya beli ketika saya berkunjung ke Ankara. Sebenarnya ada banyak type coffee pot electric yang dijual di supermarket. Harganya berkisar Rp. 200.000-Rp. 600.000. Daya listrik untuk alat ini sekitar 750 watt. Dan untuk coffee pot yang lebih mahal daya listriknya bisa mencapi 1.000 watt lebih.

Spesifkasi Teknis Kahve Saati KS 7200

Alat ini dibuat oleh perusahaan Turki “Fanset”, yaitu perusahaan yang banyak memproduksi barang kebutuhan rumah seperti alat dapur, alat kebersihan dan alat personal care  yang berkantor pusat di Istanbul. Produk-produk Fanset bayak di ekspor ke negara-negara Eropa dan Asia.

Sewaktu membeli alat ini saya sempat  ragu, apakah alat ini bisa digunakan di Indonesia. Tetapi setelah saya test dengan mencolokkan socket ke stop kontak, ternyata alat ini bisa bekerja dengan sempurna.

Air mineral untuk hasil kopi yang baik

Langkah pertama yang saya lakukan sebelum membuat kopi Turki adalah menyiapkan air mineral. Untuk mendapatkan hasil kopi yang baik, maka penggunaan air harus diperhatikan. Sama seperti posting-posting saya terdahulu, sebaiknya dihindari untuk menggunakan air dengan kadar klorine tinggi seperti air ledeng (kecuali sudah di filter). Kadar klorine yang tekandung dalam air dapat mengurangi rasa nikmat kopinya.

Tambahkan 200 cc air

Kedua, Tuangkan air sebanyak 200 cc atau kurang dari itu. Kopi Turki sepanjang saya rasakan terasa sangat kental ampasnya. Tetapi tidak terasa pahit atau asam seperti kopi arabika Sumatra.

Campurkan kopi sebanyak dua sendok teh

Ketiga, taburkan bubuk kopi sebanyak 2-3 sendok teh kedalam air dingin didalam coffee pot kemudian diaduk hingga rata. Agar lebih terjaga citarasa kopinya , saya juga membeli bubuk kopi Turki “Kurukahveci Mehmet Efendi Türk Kahvesi” yang konon di negara asalnya cukup terkenal.

Tekan Switch ke posisi ON

Keempat, pasang socket pada stop kontak di dinding dan hidupkan switch listriknya ke posisi ON

Ketika mendidih tambahkan gula secukupnya

Kelima, beberapa saat air mulai mendidih. Harap diperhatikan jarak waktu antara switch di hidupkan pada kondisi ON dan mendidihnya air  sangat cepat. Disarankan untuk tidak meninggalkan coffee pot didapur selama proses jerang air berlangsing.

Taburkan gula secukupnya pada saat yang tepat yaitu ketika air mulai mendidih. Dalam cara membuat kopi Turki in, ada juga yang menaburkan gula pada saat diawal, yaitu ketika mulai menuang air dan bubuk kopi kedalam coffee pot, disinilah gula bisa ditambahkan.

Keenam, tuangkan kopi kedalam cangkir porselin atau keramik untuk memastikan anda dapat menikmati kopi hangat lebih lama. Orang Turki menyebut cangkir ini dengan nama “Fincan”, yaitu cangkir kecil yang bisa dipakai untuk dituang kopi dan meminumnya.

Turkish coffee siap disajikan

Tips Membuat Turkish Coffee (sumber: turkish-coffee.org)

  1. Tuang air dingin dalam panci kopi. Anda harus menggunakan satu cangkir air dingin untuk setiap cangkir yang Anda buat dan kemudian menambahkan setengah cangkir ekstra “untuk pot”. Tambahkan satu sendok teh dari kopi bubuk Turki per cangkir dalam  air dingin dan diaduk. Jumlah kopi dapat bervariasi sesuai selera, tapi jangan lupa, akan ada lapisan tebal bubuk kopi  di bagian dasar cangkir Anda. Jangan mengisi coffee pot terlalu banyak. Jika Anda perlu menambahkan gula ini adalah waktu untuk melakukannya.
  2. Panaskan panci secara perlahan dengan kuantitas api kecil. Lebih lambat panasnya akan semakin baik. Pastikan Anda memperhatikan untuk mencegah meluapnya kopi ketika mendidih.
  3. Ketika air mendidih tuangkan beberapa (tidak semua) dari kopi dengnan jumlah sama diaantara cangkir, anda dapat mengisi setiap cangkir sekitar seperempat hingga sepertiga. Ini akan memastikan bahwa semua orang mendapat bagian yang adil dari pembentukan busa di atas coffee pot, tanpa yang kehilangan banyak rasa kopinya. Lanjutkan lagi pemanasan kopi sampai mendidih. Kemudian distribusikan sisa kopi dari coffee pot ke semua cangkir.

Karena tidak ada penyaringan kopi pada setiap waktu selama proses ini, Anda harus menunggu selama beberapa menit agar ampas kopinya terbentuk didasar cangkir sebelum anda minum kopi Turki yang nikmat ini.

-zt-

Depok, 15 Mei 2011

10 comments

    1. Pada dasarnya semua kopi sama (berkafein), tapi tiap daerah/negara punya cara unik dlm proses brewing nya. Jadi kita mengenal ada Turkish coffee, Vietnam coffee-drip, kopi tubruk, kopi instan dsb. Terimakasih Saptriyawati sdh datang ke blog ini!

  1. info yg sangat menarik buat saya sebagai penggemar kopi…..klo boleh saya tau, adakah tempat/coffee shop di Jakarta dimana saya bisa menikmati Turkish coffee yang enak? terimakasih

    1. Terimakasih sudah membaca blog ini. Untuk mencicipi Turkish Coffee tentunya lebih pas datang ke restoran turki. Ini alamatnya:
      Anatolia Restaurant
      Jl. Kemang Raya No. 110 (A)
      Telepon +62-21 719 4668 or +62-21 719 4617
      Email: anatolia@cbn.net.id

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s