Kolom

Semua catatan dan data-data yang sempat terkumpul penulis rangkai menjadi sebuah tulisan dalam bentuk narasi atau essai atau apa lah. Semoga bermanfaat dan mohon maaf atas kekurangan yang ada pada tiap tulisan dalam kategori Kolom ini.

Dua Kapal Api Satu di Indonesia, Satu Lagi di Amerika

Dua nama besar dalam industri kopi ini dapat memberikan pengetahuan kepada kita tentang bagaimana mengelola bisnis kopi. Mereka adalah pemimpin pasar, Kopi Kapal Api dan Folger’s Coffee dua brand yang memiliki kesamaan dalam sejarah berdiri bahkan sampai kepada Logo produknya. Kapal Api berdiri sejak jaman sebelum kemerdekaan atau tepatnya pada tahun 1927 di Surabaya, sementara Floger’s Coffee berdiri jauh sebelum Kopi Kapal Api yaitu pada tahun 1850 di San Fransisco. Kesamaan para pendiri mereka adalah sama-sama sebagai keluarga imingran yang merantau ke negara lain.

Pendiri Kopi Kapal Api yaitu Go Soe Loet berasal dari Fujian, Tiongkok sementara ayah pendiri Folger’s Coffee, Peter Folger berasal dari Norwich, Inggris. Sebagai imigran mereka adalah perantau yang ulet dalam bekerja dan sealalu berusaha dan bekerja keras untuk mendapatkan hidup yang lebih baik. Keluarga Go Soe Loet datang ke Hindia Belanda dan memulai usaha berjualan kopi kepada pelaut-pelaut di Pelabuhan Surabaya. Sementara Keluarga Folger datang ke Massachusetts Amerika Serikat untuk bekerja sebagai pekerja tambang di kota San Fransisco.

kaleng-kopi

Berbisnis Kopi

Mulai dari berdiri pada tahun 1927 Kopi Kapal Api, adalah Go Soe Loet yang merintisnya bersama dengan dua orang saudaranya Go Bie Tjong dan Go Soe Bie dengan cara berjualan kopi keliling kampung menggunakan pikulan kayu dan sepeda roda dua. Pada saat itu juga Go Soe Loet menjual kopinya kepada pelaut-pelaut yang sedang menyandarkan kapalnya di pelabuhan Surabaya. Produksi bubuk kopi mereka kerjakan sendiri di sebuah pabrik penggorengan kopi yang mereka dirikan di kawasan pelabuhan Surabaya. Merek kopi kala itu masih bernama Kopi Bubuk Hap Hoo Tjan.

Lain di Surabaya lain pula di San Fransisco, imigran Peter Floger mengirim anak-anaknya ke San Fransisco untuk bekerja di pertambangan emas. Sayangnya biaya untuk keberangkatan tersebut hanya dapat meneruskan dua dari tiga anaknya menuju lokasi pertambangan. Sementara anaknya yang lain yaitu James Folger I harus tetap tinggal di San Fransisco yang gagal bekerja di pertambangan emas untuk berusaha dan bekerja sendiri agar dapat mengumpulkan uang untuk berangkat ke Pertambangan.

Tuntutan hidup telah membawa James Folger I untuk bekerja sebagai tukang kayu bagi William H. Bovee pemilik The Pioneer Steam Coffee and Spice Mills yang memproduksi biji kopi untuk dijual dalam kemasan kaleng. Setelah mengumpulkan uang yang cukup di tahun 1950 James memutuskan untuk berangkat ke pertambangan. Ternyata di lokasi pertambangan James tidak bekerja sebagai pekerja tambang tetapi malah mendirikan usaha J.A. Folger & Co. yang mendistribusikan kopi dan bumbu masak dan menjadi full partner dari perusahaan Pioneer Steam Coffee and Spice Mills.

Logo Produk

Tidak diketahui asal muasal Folger’s Coffee mencantumkan logo Kapal Api pada setiap kemasan kaleng kopi produksinya. Bila diamati ada dua kapal uap dan satu perahu layar yang seolah-olah berjalan ke haluan kanan. Terasa cukup menyenangkan melihat logo Folger’s Coffee dengan imajinasi bahwa perusahaan sedang memgirimkan produknya ke bagian negara lain di Amerika yang berlayar diatas laut yang tenang dengan latar belakang pegunungan.

Sementara untuk Kopi Kapal Api yang juga menggunakan kapal api yang sedang berlayar menuju haluan kiri. menurut beberapa sumber tentang logo tersebut, ketika pertama kali merintis usaha kopi ini oran tua Soedomo bersaudara menjalankan bisnisnya di daerah pelabuhan surabaya. Sehingga seringkali melihat banyak kapal laut yang bersandar untuk membongkar muatan. Oleh karena itu dipilihlah kapal laut yang bergerak dengan mesin uap sebagai logo produk kopinya. Atau lebih populer disebut sebagai Kopi Kapal Api.

Bila kita sandingkan kedua logo kemasan produk ini seolah-olah keduanya sedang berlayar tetapi saling menjauh, satu bergerak ke haluan kanan dan satu lagi ke haluan kiri. Bisa jadi karena kedua perusahaan ini berdiri di kota pelabuhan yakni Surabaya dan San Fransisco sehingga para pendiri merasa terinspirasi dengan kapal api yang merupakan alat trasnportasi tercanggih pada masanya.

Jatuh Bangun dan Perkembangan ke depan

Sebelum bangkrutnya Pabrik Kopi Bubuk Hap Hoo Tjan ditengarai karena ada ketidakcocokan tiga bersaudara dalam berbisnis. Aset perusahaan dibagi-bagi diantara mereka. Go Soe Loet mendapat bagian pabrik penggorengan kopi dan memilih tetap melanjutkan produksi kopi yang dibantu anak-anaknya, yakni Soetikno, Indra dan Soedomo masih dengan merek Kopi Kapal Api. Sampai akhirnya Pabrik Kopi Bubuk Hap Hoo Tjan mengalami kebangkrutan pada tahun 1981 dan berhenti berproduksi.

Beruntung pada tahun 1979 anak-anak Go Soe Loet, yaitu Soedomo dan Indra telah mendirikan pabrik kopi sendiri dengan nama PT Santos Jaya Coffee Company. Melalui perusahaan ini Soedomo terus melanjutkan produksi bubuk kopi dengan brand lama yang sudah cukup dikenal Kopi Kapal Api.

Saat ini perusahaan Soedomo terus berkembang dan kian meluaskan usaha dengan mendirikan anak-anak usaha yangmemproduksi berbagai macam produk, antara lain:

  1. PT. Agel Langgeng menjual permen dan biskuit
  2. Excelso Cafe pada industri hilir kopi
  3. PT. Fastrata Buana melayani distribusi produk kopi dan permen ke seluruh Indonesia

Perluasan usaha pada industri hulu kopi dilakukan denga mendirikan perusahaan sebagai berikut:

  1. PT. Sulotco Jaya Abadi mengoperasikan perkebunan kopi
  2. PT. Santos Premium Krimer memproduksi non-dairy creamer
  3. PT. Weiss Tech that memproduksi mesin-mesin industri and mesin kopi espresso

Bagaimana dengan Folger’s Coffee di San Fransisico? Setelah kematian James Folger I akibat penyakit jantung koroner, usaha J.A. Folger & Co. dilanjutkan oleh anak tertuanya James Folger II sebagai preisiden perusahaan. Dibawah kepemimpinannya perusahaan J.A. Folger & Co. semakin berkembang. J.A. Folger & Co. tidak hanya menjual dan mendistribusikan barang tetapi juga ikut memproduksi kopi dengan berbagai macam merek sesuai dengan kualitas kopinya. Salah satu merek produk yang terkenal adalah Folgers Golden Gate Coffee, yaitu kopi campuran (blend coffee) terbaik dalam kemasan kaleng.

Pada tahun 1963 perusahaan consumer goods Protect & Gamble (P & G) mengakuisisi Folgers Coffee Company untuk kemudian menjadi unit usahanya yang mendustribusikan produk-produk dengan merek dagang Folger’s. Selama kepemilikan oleh P & G Fogler’s menjadi penjual kopi dengan merek nomor satu di Amerika. Dan akhirnya pada tahun 2008 The J.M. Smucker Company mengakuisisi Folger Coffee Company yang merupakan subsidiary Protect & Gamble untuk tetap memproduksi produk-produk kopi. Dan sampai saat ini merek Folger’s Coffee pun masih tetap dipertahankan sebagai merek dagang dan tetap menjadi pemimpin pasar di Amerika. Tetapi logonya mengalami perubahan dibawah bendera J.M. Smucker Company, tidak lagi menggunakan Kapal Api (steamboat) berganti  dengan sinar matahari yang terbit dibalik gunung.

 

*) Dari berbagai sumber

Advertisements

Seperti Apa Cara yang Benar Memperlakukan Kopi?

Kebanyakan orang memilih ngopi untuk meredakan stres akibat kerjaan atau tugas-tugas kuliah. Sedemikian dekatnya kopi dalam kehidupan manusia, menjadikan sejumlah orang beranggapan minum kopi bisa menjadi cara untuk menghilangkan stres ataupun pusing dengan pekerjaan yang menumpuk. Selebihnya, kopi memiliki manfaat yang beragam, tentu dengan meminumnya dengan cara yang benar. Ya, jadi kali ini kita akan jelasin apa yang sering salah dalam memperlakukan kopi sekaligus membuktikan mitos-mitos yang salah.

Seringkali kita dihadapkan pada pernyataan-pernyataan yang belum tentu benar tentang gimana cara memperlakukan kopi. Biasanya muncul dari selentingan teman, lalu bagaimana cara kita menghadapinya? Berikut adalah jawaban Benjamin Fankey dari The Missing Bean Roastery.

Katanya sih…

Ada yang beberapa bilang ketika ketel uap sudah berbunyi dan sudah masak, lalu kita tuang airnya untuk menyeduh kopi, maka kopi itu akan hilang aromanya karena interaksi air yang sangat panas dengan kopi.

Coba ini…

Kenyataannya adalah orang yang mengerti kopi akan merebus air hingga 89 derajat Celsius bukan sampai mendidih 100 derajat Celsius, malah terkadang ada yang di bawah suhu tersebut. Lagi pula, siapa yang ingin minum kopi dengan suhu air 100 derajat Celsius?

Katanya sih…

Mau pakai mesin kopi apapun atau secanggih apapun seorang barista dalam membuat kopi, rasa kopi yang dihasilkan akan tetap pahit, bagaimanapun cara kamu membuatnya.

Coba ini…

Sebuah mesin kopi akan maksimal jika penggunaan serta perawatannya benar. Jika kamu memiliki waktu, bersihkanlah sisa-sisa kopi yang menempel pada mesin-mesin kopi. Sisa-sisa kopi yang menempel itu yang akan membuat kopi lebih pahit. Jadi bersihkanlah secara rutin mesin kopimu untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Katanya sih…

Kamu bebas menyimpan kopi, di freezer atau di toples yang setengah terbuka, kopi itu akan tetap fresh.

Coba ini…

Aneh banget kalau kamu membeli kopi dan berencana untuk menyimpannya di freezer. Kondensasi yang dihasilkan freezer akan membuat kopi menjadi lembap dan menghilangkan aroma dari kopi itu sendiri. Jadi, simpan kopi di dalam toples yang rapat, hampa udara, untuk menjaga kualitas dari biji kopi tersebut.

Katanya sih…

Kopi akan kehilangan minyak dan aromanya menguap lima menit setelah kamu menggilingnya menjadi bubuk. Membeli kopi bubuk baik untuk dompet tapi tidak untuk rasa kopimu.

Coba ini…

Kamu tidak perlu repot-repot membeli mesin kopi mahal untuk menikmati ground coffee. Handy grinder dengan harga yang jauh lebih murah bisa menjadi pilihanmu. Maka, faktor diri sendiri akan menentukan rasa dari kopi tersebut.

Katanya sih…

Beberapa orang bilang minum kopi setelah jam dua siang akan mengganggu tidurmu, karena jumlah kafein dalam kopi bervariasi, tergantung jenis kopinya.

Coba ini…

Tidak semua kopi memiliki kandungan yang sama. Untuk pagi hari, kamu bisa pilih kopi dengan profil dark roasted. Kopi ini bisa membantumu untuk keluar dari rasa pengap. Menuju malam, kamu sebaiknya pilih kopi light roasted dengan kandungan kafein yang lebih sedikit, sehingga tidur malammu tidak terganggu.

Katanya sih…

Tidak tahu perbedaan antara kopi Kolombia dan kopi Bolivia? Tajam, asam, atau netral? Memilih rasa kopi favorit itu nggak hanya sekadar mencicipi satu dua cangkir saja. Intinya, jumlah flavor yang ada di dalam kopi itu 21 kali lebih banyak dari jumlah flavor yang ada di dalam wine.

Coba ini…

Mayoritas orang menyukai kopi dengan body yang smooth, tingkat keasaman yang rendah, dan rasa cokelat, kacang, juga cherry.

Gunakan chart di bawah untuk mengeksplorasi jenis kopi dan rasa serta aroma yang tersedia. Kamu bisa sesuaikan kesukaanmu sebelum membeli kopi di kedai kopimu.

coffee-chart

Sumber: http://kopikeliling.com

Mengapa Kantor Harus Sediakan Kopi Gratis untuk Karyawan? Ini Jawabnya

Tribunnews.com – Di tengah kontroversi seputar manfaat kafein bagi kesehatan, beberapa ilmuwan dari University of Washington, University of Arizona, dan University of North Carolina, menemukan bukti baru seputar fungsi kopi.

Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Applied Psychology, disebutkan, selain sebagai stimulan, meminum kopi juga dapat membantu karyawan menolak tekanan untuk melakukan hal-hal yang tidak etis, termasuk dari bos.

Bagi kebanyakan dari kita, bekerja membuat jam tidur berkurang, sementara jam kerja sangat panjang. Menurut penelitian sebelumnya, kurang tidur ternyata berpotensi untuk menjadikan seseorang berperilaku kurang etis.
“Saat kurang tidur, Anda cenderung lebih mudah menerima perintah-perintah tidak etis dari bos. Tubuh yang masih lemah kurang mampu melawan energi negatif yang dikirim orang lain,” ujar David Welsh, pakar perilaku organisasi di Universitas Washington. “Namun, kami akhirnya menemukan, kafein dapat memberikan individu kurang tidur energi tambahan yang diperlukan untuk melawan perilaku kurang etis.”
 
Dalam dunia perdagangan, perilaku tidak etis sama dengan kehilangan keuntungan 6 miliar dollar AS, bahkan penjara. Oleh karena itu, perilaku etis harus menjadi prioritas utama dalam dunia kerja dan dunia usaha.

Para ilmuwan tersebut lantas memberi tawaran kepada para pengusaha supaya pekerjaan tetap berjalan sesuai relnya. Berikut saran-saran mereka:
  *  Kantor harus menyediakan kopi gratis serta minuman berkafein lainnya.
   * Memberikan pekerja waktu istirahat yang cukup.
   * Menghilangkan sistem lembur.
    * Membiarkan pekerja tidur siang.

Bagi para peneliti tersebut, opsi-opsi di atas seharusnya lebih dipertimbangkan daripada harus melihat bawahannya melakukan tindakan-tindakan yang kurang etis. “Anda memiliki kewajiban moral untuk meminum kopi,” tulis para ilmuwan dalam penelitian mereka. (Huffington Post)

4 Kesalahan Blog Perusahaan

Berikut saya ambil tulisan yang mungkin sangat berguna bagi para blogger kalangan perusahaa. Tulisan ini berasal dari situs detik.comyang  secara utuh saya posting agar pembaca dapat memahami pesan dengan lengkap.

Klik disini menuju artikel Detik.Com 4 Kesalahan blog perusahaan

Ilustrasi (Ist)

Sejumlah perusahaan saat ini mulai melirik blog untuk menuangkan berbagai informasi serta untuk lebih mendekatkan diri dengan para stakeholder-nya. Namun awas, ada 4 kesalahan yang biasa dilakukan blog perusahaan.

1. Memulai Tanpa Strategi
Jangan memulai blog perusahaan Anda tanpa tujuan yang jelas. Sebab, tujuan ini selanjutnya akan berpengaruh terhadap isi blog tersebut. Jangan pula menganggap remeh blog ini hanya karena lantaran para penggunjungnya cuma sedikit. Sebab bisa jadi, dari segelintir orang itu justru yang akan menjadi klien atau partner bisnis perusahaan Anda.

“Kesalahan terbesar dari kebanyakan small business adalah ketika mereka menganggap kegiatan blogging itu sebagai suatu tugas yang mudah,” tukas Marjorie R. Asturias, President dari perusahaan web marketing Blue Volcano Media, dikutip detikINET dari Mashable, Rabu (23/3/2011).

Ketika memikirkan strategi blog perusahaan Anda sebaiknya mempertimbangkan, apa tujuan dari blog ini? Apakah blog ini dapat menunjang bisnis perusahaan? Apa perlu mengalokasi sumber daya manusia yang khusus untuk mengelola blog ini? dan lainnya.

2. Berpikir Semua Hanya Tentang Perusahaan Anda

Inilah faktanya, perusahaan pasti ingin menunjukkan betapa hebatnya mereka di blog perusahaan yang mereka miliki. Sehingga dari hal itu, diharapkan akan menjadi sarana promosi bagi mereka kepada stakeholder-nya.

Namun sayang, blog bukanlah press section. Blog memang bisa digunakan untuk berbagi informasi namun berbeda tempatnya untuk sharing berita kepada media. Kemudian, cobalah untuk lebih peka terhadap kebutuhan audiens Anda. Jangan membuat blog perusahaan yang isinya cuma jualan, jualan, dan jualan.

Berikan informasi yang membantu audiens blog perusahaan Anda. Misalnya, memberikan tips & trik, informasi dari lembaga riset, data statistik, dan informasi berguna lainnya. Sesekali, tak ada salahnya juga mengumbar kelebihan produk yang dikeluarkan perusahaan Anda.

3. Gagal Membangun Link

Memiliki banyak link atau jaringan merupakan keunggulan yang bisa didapat lewat sebuah blog. Jadi, sangat disayangkan ketika sebuah blog perusahaan tak memiliki link sama sekali.

Link di sini juga bisa berarti dengan meng-link informasi yang Anda sampaikan di blog dengan sebuah sumber yang Anda kutip. Membuat link seperti ini bukan hanya masalah etika, namun juga demi menciptakan hubungan baik dengan sumber informasi lainnya.

“Ketika Anda menulis tentang saya, maka saya ingin membayarnya kembali. Jangan berpikir bahwa dengan ‘mempromosikan’ pihak lain jadi akan mendorong audiens Anda pergi. Ada banyak audiens yang berkeliaran di luar sana. Ketika Anda telah mengidentifikasi sesuatu yang luar biasa kepada audiens Anda, maka posting lah!,” ujar Douglas Karr, penulis buku Corporate Blogging for Dummies.

4. Abaikan Media Sosial
Ketika Anda memposting tulisan baru, cobalah dilempar ke Twitter dan Facebook untuk didiskusikan lebih lanjut. Namun pastikan profil di akun media sosial Anda itu terhubung dengan blog perusahaan.

Nah, ketika sudah mendapat feedback dari pihak lain tentang tulisan tersebut, segera merespons. Jangan biarkan mereka menunggu dan buat mereka merasa dihargai dengan respon cepat Anda.

“Ingat, keuntungan terbesar dari media sosial adalah membangun hubungan. Jadi Anda harus berusaha untuk mengikatkan diri dengan pembaca dan merespons mereka sesegera mungkin. Buat mereka merasa berharga terhadap komunitas online Anda,” imbuh Susan Gunelius, CEO perusahaan marketing communication KeySplash Creative.

Siapa Putri Kopi Indonesia 2011 ?

Kurang lebih tiga minggu lagi yang dimulai dari sekarang, kita akan mendapatkan seorang putri dari hasil kontes Putri Kopi Indonesia 2011. Kontes ini berbeda dari kontes kecantikan yang sudah ada seperti Putri Indonesia dan Miss Indonesia yang banyak menimbulkan pro dan kontra. Kontes Putri Kopi ini diharapkan tidak mengumbar aurat seperti kontes kecantikan yang sudah-sudah.

Logo Kontes Putri Kopi

Hajatan ini dimotori oleh pemerintah melalui Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata bekerjasama dengan Yayasan Indonesia Kebanggaanku. Dan penyelenggaraannya akan di adakan di Jakarta pada tanggal 15-18 April 2011. Acaara puncak akan diadakan di Hotel Mulia Senayan. Menurut salah satu pejabat Kementerian yang dipimpin oleh Jero Wacik ini, maksud dari diadakannya Kontes Putri Kopi adalah untuk mempromosikan pariwisata Indonesia. Kontes ini adalah salah satu program promosi pariwisata yang akan digelar untuk pertama kalinya di tahun 2011.

Brosur Kontes Putri Kopi Indonesia

Sejauh ini masih belum ada gambaran bagaimana kriteria yang tepat untuk menampilkan citra seorang Putri Kopi. Tetapi menurut salah seorang juri, Mien Uno mengatakan yang akan menjadi penilaian oleh tim juri bukan hanya dilihat dari fisik postur badan. Tetapi juga kepribadian,talenta, kecerdasan dan kemampuan berbahasa Inggris. Jadi dari segi penilaian oleh tim juri, kelihatannya penilaian ini kurang lebih sama dengan kriteria penilain pada kontes putri yang lain.

Keahlian dari para peserta mungkin bisa diusulkan untuk dinilai, bagaimana kemampuan peserta dalam meracik dan menyajikan minuman kopi. Serta kemampuan dalam mencium aroma kopi dan mendeskripsikan jenis kopi apa dan berasal dari daerah mana kopi tersebut. Jangan terlalu seriun ini cuma usul saya dan belum tentu diterima oleh Ibu Mien Uno.

 

Ibu Mien Uno: Juri Kontes Putri Kopi Indonesia 2011

Sebagai negara produsen nomor empat terbesar sesudah Brazil, Vietnam dan Colombia, Indonesia belum pernah menyelenggarakan kontes putri kopi. Pesan yang akan disampaikan dari kontes ini adalah untuk menimbulkan kesadaran publik bahwa melalui kopi dapat mempromosikan Indonesia di dunia internasional dan sekaligus mendorong pertumbuhan industri kopi di tanah air.

Diharapkan pariwisata Indonesian akan terangkat melalui daya tarik kopi dan meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara.Jumlah peserta dari daerah yang akan mengikuti kontes ini berasal dari 14 propinsi, antara lain: Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, sumatera Selatan, Lampung, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Jawa Timur, D.I. Yogyakarta, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Selatan dan Papua. Semuanya adalah daerah penghasil kopi di Indonesia kecuali DKI Jakarta. Pemenang dari kontes ini berhak mewakili kontes putri kopi tingkat dunia “World Queen of Coffee” yang akan diadakan di Colombia.

Pembaca sekalian, silahkan sampaikan pendapat atau harapan anda atas penyelenggaraan kontes Putri Kopi Indonesia melalui Blog ini. Untuk keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi

Kepala Pusat Informasi Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata RI.

 

-zt-

Jakarta, 23 Maret 2011

Kopi Pagi Harmoko, Bukan Kopi Pahit Harmoko

Mendengar nama Harmoko tentu sudah tidak asing lagi ditelinga orang Indonesia. Betapa tidak, tokoh yang satu ini memiliki segudang aktivitas dimasa lalu. Tidak diketahui latar belakang pendidikan formalnya pada jenjang yang mana. Tetapi masyarakat terlanjur mengetahi bahwa beliau adalah mantan menteri di era Orde Baru selama tiga periode. Juga pernah menjabat sebagai ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Artinya Harmoko bukanlah orang sembarangan dan tidak perlu diragukan lagi kemampuan intelektualnya. Artinya kesuksesan yang diraihnya tidak harus dipersyaratkan dengan mengantongi selembar ijasah.

Tokoh yang dikenal dengan kalimat ”menurut petunjuk bapak presiden” ini pernah juga menjabat sebagai ketua umum DPD Golkar, dan terpilih sebagai anggota MPR/DPR RI bahkan diujung karir politiknya menjadi ketua DPR RI.

Presiden Suharto pada masa itu tertarik dengan sepak terjangya sebagai seorang wartawan dan pendiri koran Pos Kota. Pembawaanya yang kalem, ramah, mudah bergaul dan berpihak kepada masyarakat kelas bawah, menarik perhatian Suahrto dan mengantarkan Harmoko sebagai menteri Penerangan RI. Banyak tokoh-tokoh seangkatannya yang mencibir dan mengkritik Harmoko karena kebijakannya sebagai menteri sangat merugikan sesama profesi wartawan. Tetapi apa kata Harmoko menanggapi hal tersebut ? Dia mengatakan, ”Pekerjaan wartawan adalah darah daging saya, tetapi peraturan dan perundangan yang berlaku dalam ruang lingkup pers harus tetap ditegakan!”. Itulah karakter Politisi, lebih banyak ngeles nya walau hatinya bertentangan.

Posisinya sebagai menteri menempatkan sebagai public relation pemerintahan Orde baru. Harmoko selalu mengatakan pers harus bebas tetapi bertanggung jawab. Sistem pers yang beralku adalah Pers Pancasila yang mengemban fungsi sebgai pers pembangunan. Pers Pancasila selalu berorientasi pada sikap dan perilaku berdasarkan Pancasilan dan UUD  1945. Bagimana dengan sistem dimasa sekarang ini ? Rasanya kata-kata Pancasila sudah jarang terdengar bukan ?

Bersama rekannya Yachya Suryawinata, pada tahun 1970  Harmoko mendirikan yayasan Antarkota yang menerbitkan koran Pos Kota dengan segmen pembaca menengah ke bawah. Sebuah koran yang berisi berita dan gaya jurnalisme yang amat sangat merakyat. Lihat saja headline berita yang tampil selalu ditulis dengan bahasa sederhana dan langsung kepada sasaran. Topiknya juga sangat khas seperti kriminalitas, perkosaan, gosip dan hiburan. Belum lagi foto-foto nya sangat mendukung topik berita yang diturunkan. Tidak heran koran ini mencetak oplah yang sangat besar, data pada tahun 1983 tirasnya mencapai 200.000 eksemplar jauh melampui koran lain.

Pensiun jadi menteri dan tidak terlibat dalam dunia politik, Harmoko tetap setia dengan Pos Kotanya. Dia mulai menulis secara reguler dihalaman depan dalam artikel Kopi Pagi. Tulisannya dalam artikel tersebut berisi analisisnya tentang peristiwa-peristiwa aktual di Indonesia. Malahan lebih berat mengkritik kepada pemerintah dalam analisa peristiwa tersebut.

Tulisan-tulisan Harmoko di Kopi Pagi diyakini sebagai metode pencitraan kembali atas kesalahan-kesalahan dimasa lalu ketika menjabat sebagai birokrat. Dalam setiap artikelnya Harmoko seolah-olah menunjukan dirinya yang memiliki hati nurani, reformis dan sangat peduli dengan segala kemunduran yang terjadi di masyarakat.

Kini diusianya yang senja, Harmoko tetap aktif dengan profesinya sebagai wartawan. Dihari ulang tahunnya yang ke-70 Harmoko meluncurkan dua buku sekaligus yaitu Nasihat Harmoko untuk Anak Cucu-cucunya dan Ada Bom Waktu. Buku pertama berisi nasihat dan pandangannya dalam mendidik anak, khusunya bagi anak-cucu Harmoko sendiri dan juga bagi mansyarakat kebanyakan. Harmoko tidak bermaksud sebagai orang paling mampu dan berhak menasehati, tetapi dengan tulus bermakasud agar pembaca lebih memahami, mengerti dan mendalami arti hidup yang sebenarnya.

Buku kedua berisi kumpulan tulisannya yang dimuat dalam artikel Kopi Pagi di harian Pos Kota. Kumpulan tulisan artikel Kopi Pagi Ada Bom Waktu ini merupakan buku pertamanya (Jakarta : Gria Media Prima, 2008), setelah itu diterbitkan kumpulan artikel Kopi Pagi berikutnya dengan judul Zaman Edan (Jakarta : Gria Media Prima, 2010).

Dihadapan para tamu yang hadir dalam peluncuran buku-buku tersebut, Harmoko mengaku terinspirasi dari mantan menteri pendidikan dan kebudayaan (almarhum) Prof. Dr. Fuad Hasan. Beliau pernah mengatakan, yang perlu ditingkatkan di negeri ini adalah budaya membaca dan menulis. Jadi tulis apa saja yang bermanfaat yang dapat diambil hikmahnya oleh pembaca.

Begitulah Harmoko dengan segala kekurangan dan kelebihannya, banyak orang  yang kontra dan ada juga yang pro pada tindakannya. Menurutnya sebagai manusia tidak lepas dari segala kesalahan. Harmoko yang hadir sampai saat ini adalah tokoh yang pernah memberi warna pada bangsa ini. Yang tetap konsisten dengan profesi yang dicintainya dan tetap setia dengan koran yang didirikan beserta visi dan misi Pos Kotanya.

-zt-

Depok, 23 Januari 2011

Karcis Elektronik Penumpang Kereta

Melewati hari-hari kerja setiap bulan dan sepanjang tahun menjadikan perjuangan tersendiri bagi para karyawan di Jakarta. Setiap hari harus bangun lebih awal demi mematuhi aturan untuk tiba di kantor tepat waktu. Terbayang di depan mata sangsi apa yang bakal diterima kalau tiap hari datang telat. Perusahaan akan dengan teganya memberi peringatan yang diberikan dalam bentuk Surat Peringatan (SP ) yang berujung pada pemecatan. Sadis memang, manakala SP sudah diterima sebanyak  tiga kali tetapi si karyawan kerap datang terlambat. Tidak ada ampun buat karyawan yang bekerja pada perusahaan di private sector.

Siapa yang salah ? Segala daya dan kemampuan sudah dikerahkan, mulai dari bagun pagi lebi awal sampai dengan memilih moda transportasi yang paling cepat di Jakarta, sebut saja Ojek, Busway, Taxi  bahkan Kereta. Tapi tetap saja  keterlambatan tiba dikantor sering terjadi. Selain karena masalah kemacetan yang tidak pernah ada jalan keluar, juga karena alasan operasional dari moda transportasi yang ada. Tidak jarang penulis menjumpai antrian karyawan didepan loket hanya untuk meminta surat keterangan terlambat karena alasan operasional Kereta. Kalau boleh diurut kacang berdasarkan prioritas, urutan moda transportasi yang pertama adalah Kereta, Ojek, Busway, Taxi dan yang terakhir Bus Kota.

Penulis adalah salah satu diantara ribuan pengguna jasa transportasi umum. Menimbang antara jarak, waktu tempuh, tingkat stress, kenyamanan dan biaya, maka banyak yang setuju bahwa pilihan moda transportasi terbaik adalah Kereta. Menumpang kereta ibarat melenggang di jalan tol yang mana pemakai tol tersebut adalah kita sendiri. Sepi, lancar dan nyaris bebas hambatan. Kondisi tersebut bukan tanpa catatan, artinya sistem transportasi kereta bisa memberikan banyak keuntungan bagi penumpangnya jika semua elemen yang terkait berjalan dengan baik dan simultan. Tidak bisa kelancaran arus kereta terjadi apabila salah satu elemennya ada gangguan. Contohnya adalah sistem persinyalan yang amat sangat menentukan ketepatan waktu dan keselamatan penumpang.

Sejauh pengamatan penulis selama menjadi pengguna jasa transporasi kereta, pelayanan yang diberikan oleh Operator sudah cukup baik, dalam hal ini PT. KAI Commuter Jabodetabek. Semua elemen utama dan pendukung perkereta apian sudah tersedia. Hanya kualitasnya saja yang perlu ditingkatkan. Kita akui, untuk mengoperasikan moda transportasi massal ini banyak sekali kendala. Karena melibatkan banyak pihak dan  koordinasi yang erat. Ada beberapa hal cukup prioritas untuk dibenahi, misalnya sistem penjualan tiket. Di dalam gerbong sangat jelas terpampang himbauan dari Operator, “Kereta ini beroperasi karena partsipasi anda membayar tiket”. Himbauan ini memang sangat lucu tetapi ada benarnya. Lucu karena penulis tidak pernah menemukan himbauan semacam itu sejauh yang pernah penulis alami ketika menggunakan trasnportasi kerta/MRT dinegara lain. Dan ada benarnya karena tidak sedikit penumpang yang enggan membeli tiket. Bagi penumpang yang memang sejatinya sudah patuh, mungkin merasa terusik dengan himbauan tersebut. Bisa jadi komentar yang keluar dari mulutnya “Sembarangan memangnya saya suka numpang gratis ?”.

 

Kembali ke tikecting, seharusnya Operator segera menerapkan tiket elektronik bagi seluruh penumpang. Baik penumpang dari kelas Ekonomi, Ekonomi AC dan Ekspres AC. Sistem elektronik ini akan menekan angka lost of  opportunity sebagai akibat keenganan membeli tiket oleh penumpang. Kerugian yang ditimbulkan akibat lost of  opportunity ini sangat menggangu keuntungan bagi Operator yang berakibat pada pelayanan. Keuntungan lain bagi operator adalah tidak perlu memakai jasa petugas pemeriksa tiket (outsourcing) diatas kereta. Karena tiket elektronik bisa digunakan sebagai kunci dipintu masuk menuju peron kereta. Bagi penumpang yang tidak membeli tiket atau tiketnya sudah tidak valid, otomoatis tidak bisa masuk dan menumpang kerata.

Selain itu penumpang juga akan sangat diuntungkan, karena bisa terhindar dari antrian pembelian tiket yang kadang cukup panjang pada jam-jam sibuk. Karena tiket elektronik bisa dibeli berdasarkan jumlah nominal harga dalam bentuk deposit atau bisa dibeli di kios-kios diluar stasiun.

Dan kalau memungkinkan penumpang tidak perlu membeli tiket baru untuk jalur yang melewati stasiun persinggahan. Cukup menggunakan tiket yang sudah ada, sehingga penumpang dapat melanjutkan perjalanan dengan tiket yang sama.

Akirnya penulis mengucapkan selamat bekerja kepada Operator dan terus perbaiki sarana dan prasarana transportasi Kereta di Jabodetabek. Karena tidak sedikit kontribusi PT. KAI Commuter Jabodetabek untuk mengurangi kemacetan lalulitas di Jakarta dengan beralihnya pengendara mobil menjadi penumpang kereta. Good Luck !

-zt-

Depok, 13 Januari 2010